www.onlinecasino.to

Anomali Cuaca, Waspadai Demam Berdarah

DBD

Terjadinya Anomali cuaca akhir-akhir ini rawan menimbulkan penyakit. Meskipun sudah memasuki musim kemarau, tetapi cuaca masih sering hujan dan suhu udara cukup dingin. Salah satunya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang banyak berkembang biak di sisa-sisa genangan air hujan atau tempat penampungan air yang jarang dibersihkan.

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban masih banyak menyerang warga. Berdasarkan data yang dihimpun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo tercatat dalam sebulan sebanyak 15 orang dirawat karena DBD.

Jumlah tersebut terbilang masih sangat tinggi, karena bulan sebelumnya di bawah 10 pasien. Humas RSUD Sosodoro Jatikusumo, Thomas Djaja mengatakan jumlah pasien DB bulan Mei cukup tinggi. “Kita sudah memberikan pelayanan yang terbaik, asal tidak terlambat masih bisa diupayakan penyembuhan,” kata Thomas.

Aksi penanggulangan DBD ini juga sudah mulai dilakukan, diantaranya dengan melakukan fogging massal, pembagian bubuk Abate, hingga turun lapangan untuk mensosialisasikan pemberantasan jentik nyamuk.

Menurutnya, dalam memberantas nyamuk penyebab DBD bukan saja tanggung jawab pemerintah saja tetapi masyarakat harus berperan aktif melakukan 3M minimal seminggu sekali. Untuk itu masyarakat diminta untuk mewaspadai kemungkinan mewabahnya DPD, khususnya di kawasan kota Bojonegoro, termasuk yang sering ada pasien DBD dirawat, pungkas Thomas.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, minghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap serangan DBD di wilayah Tuban yang mulai merebak seiring adanya hujan yang masih mengguyur pada musim kemarau ini. Sebab jumlah penderita DBD di Tuban pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia berharap agar warga tetap mewaspadai serangan DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aides aydepty tersebut. Untuk mengantisipasi serangan DBD warga diminta berprilaku hidup bersih dan sehat dengan melakukan beberapa langkah (3M) yaitu menutup tempat tampungan air, menguras genangan air dan mengubur barang barang bekas dan sampah.

Selain itu, Syaiful juga menyarankan, agar masyarakat menabur serbuk abate ditempat air kamar mandi agar dapat membunuh jentik nyamuk yang menjadi penyebab utama penyebaran penyakit DBD.(jk/bjn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>